Tugas Pertemuan 12 PTIK Semester 1 BSI

Tugas Pertemuan 12 Pengantar Teknologi Informasi dan Komunikasi Semester 1 BSI

Sebutkan 5 contoh kasus pelanggaran etika penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang pernah terjadi di dalam dan di luar negeri.

JAWAB :

1. Penipuan Online
Menipu secara online juga semakin marak terjadi belakangan ini. Banyak sekali iklan-iklan di internet yang ujung-ujungnya mengarahkan ke tindakan penipuan. Biasanya penipuan online ini dengan gimik-gimik memberikan undian berhadiah dengan melihatnya di suatu alamat situs web. Penipuan online ini merupakan tindakan yang tidak beretika dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi.

2. Penyebaran Berita Hoax
Belakangan ini banyak sekali berita-berita hoax yang beredar dengan cepat. Dengan berkembangnya teknologi, berita hoax tersebut dapat diakses oleh siapa saja dan kapan saja. Nah, yang membuat berita hoax ini telah melakukan penyalahgunaan etika dari profesi sebagaj penulis berita. Kita sebagai pembaca tentunya harus cerdas dalam memilah informasi yang ada dan jangan menyebarkan informasi yang belum tentu kebenaramnya. Penyebaranberita hoax ini juga dapat dilakukan oleh orang yang terpelajar. Biasanya penyebaran hiax tersebar melalui mobile phone seperti Twitter, Facebook, Line, Whatsapp, dan lain-lain.

3. Bullying
Bullying itu berisi hinaan, menjelek-jelekkan, mengejek, ataupun mengintimidasi orang lain. Tentu saja semua orang tidak ingin mengalami bullying, karena bisa mengganggu mental kita apabila tidak bisa bertahan.

4. Pencemaran Nama Baik
Pencemaran nama baik bisa berupa penghinaan, fitnah, maupun penistaan.yang sedang viral sekarang tentang beredarnya video viral gisel.disisi lain itu juga termasuk pencemaran nama baik

5. Phishing
Phising merupakan pelanggaran etika yang dilakukan dengan mengarahkan korban untuk memasukkan informasi pribadi di situs web palsu. Web palsu tersebut memiliki tampilan dan nuansa yang identik dengan web asli, sehingga dapat membuat korban terkecoh. Contoh kasus phising misalnya pembuatan web palsu yang identik dengan halaman login facebook dan mengambil data korban yang terkecoh.

Leave a Comment

Your email address will not be published.